Mengapa Email Marketing Tidak Populer di Indonesia?

Salah satu strategi digital marketing yang cukup berhasil untuk membuat retensi terhadap customer adalah menggunakan Email marketing. Namun, ternyata Email marketing tidak terlalu sukses di Indonesia, atau bahkan nyaris sia-sia.

Dalam artikel kali ini kita akan membahas mengenai mengapa Email marketing tidak populer di Indonesia dan apa penyebab utamanya?

Faktor Budaya

Salah satu penyebab utama mengapa Email marketing tidak terlalu populer adalah karena adanya faktor budaya. Faktor budaya ini yaitu budaya surat-menyurat.

Di Eropa dan Amerika, surat-menyurat adalah hal yang sangat lumrah dan telah dilakukan sejak era romawi. Hal tersebut membuat masyarakat Eropa sudah sangat terbiasa dengan hal tersebut. Sementara di Indonesia, surat-menyurat bukanlah hal yang lumrah, bahwa cenderung hanya dilakukan oleh sebagian kecil masyarakatnya saja.

Seperti contoh, surat-menyurat di Indonesia umumnya dilakukan sebelum era telefon genggam dan Internet, yaitu sekitar tahun 1900-an awal hingga 90-an akhir. Di era saat itu, di Indonesia secara luas angka buta tulis masih sangat besar. Oleh sebab itu, tidak semua masyarakat dapat dengan mudah bertukar kabar menggunakan surat.

Alih-alih berkirim surat, kita lebih baik berkendara dari Lamongan ke Solo hanya untuk mengatakan rindu kepada kekasih daripada mengirim surat. Meskipun lagu “Kangen” dari Dewa bercerita tentang surat kabar, itu tidak benar-benar terjadi di masyarakat pinggiran.

Selain karena tingginya angka buta tulis, kantor pos-pun yang sebagai fasilitas utama berkirim surat kabar juga tidak dibangun di setiap sudut daerah, hanya perkotaan atau 1 di setiap kabupaten.

Namun setelah itu, tahun 2000-an awal sudah populer adanya telefon genggam yang bisa diakses oleh masyarakat secara luas, bahkan di pedesaan. Dengan kata lain, masyarakat Indonesia telah mengalami perubahan signifikan dalam hal penyebaran informasi, namun sayangnya fase surat-menyurat tidak benar-bebanar dilakukan oleh masyarakat secara umum.

Salah Persepsi Tentang Fungsi Email

Ketika media sosial mulai muncul di tahun 2000-an awal dan pertengahan, suka-tidak-suka, kita hanya menganggap Email sebagai salah satu syarat untuk membuat akun media sosial. Hal tersebut membuat kita sedikit salah persepsi tentang fungsi dari Email itu sendiri.

Dikarenakan salah persepsi terhadap fungsi dari Email, maka banyak masyarakat yang tidak menganggap Email sebagai salah satu media komunikasi yang efektif.

Berubahnya Seni Menulis

Dulu, sebelum era teknologi komunikasi berkembang seperti sekarang, seni menulis memiliki kekuatan yang luar biasa dalam masyarakat. Tulisan-tulisan yang luar biasa tersebut termuat dalam surat kabar atau flayer-flayer yang persebareannya di kota cukup masif.

Namun, setelah era komunikasi berkembang, masyarakat cenderung lebih suka menulis dengan kata-kata singkat. Bahkan, fenomena ini ditangkap oleh salah satu penyarin kesukaanku, mas Triyanto Triwikromo dalam kumpulan cepennya yang disebutnya sebagai cerita pendek sekali dengan berjudul “bersepeda ke neraka”. Singkatnya, cerita pendek sekali itu hanya memuat beberapa kalimat dalam satu judulnya.

Turunnya Minat Membaca di Indonesia

Jika teman-teman belum tahu, Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat baca yang sangat rendah. Kita nomer 2 dari bawah!

Dengan turunnya minat membaca masyarakat di Indonesia, kita menjadi masyarakat yang enggan untuk mengetahui informasi dengan cara membaca.

Oleh sebab itu, Email marketing di Indonesia memiliki tingkat open rate yang sangat rendah karena kita sudah tahu bahwa di Email tersebut akan ada penjelasan yang panjang dan kita malas untuk membukanya.

Terserah kita menggunakan provider Email marketing apapun, selama users tidak memiliki keinginan untuk membukanya maka Email tersebut, makaa semua akan sia-sia.

Dapatkan inforasi terbaru seputar Digital Marketing dengan cara mengikuti media sosial kami. Follow kami di:

 

Our Service

Most Recent Posts

PT. AMSA DIGITAL MEDIA

Jl. Rungkut Asri Utara XIX No.80, Kali Rungkut, Rungkut, Surabaya City, East Java 60293

Phone: (031) 87862424

© 2019 PT Amsa Digital Media all rights reserved